SELAMAT DATANG

GURU SEJATI adalah tempatku belajar dari apa yang aku baca, aku lihat, aku dengar dan aku rasakan, dan berbagi dengan sesama insan yang belajar. GURU SEJATI bukanlah aku atau diriku. GURU SEJATI adalah semangatku dalam mengapai ilmu dan ridho-Nya.adalah semangatku dalam mengapai ilmu dan ridho-Nya.GURU SEJATI adalah proses belajar dan mencari jati diri.

Kamis, Agustus 20, 2009

ISLAMISASI DAN MASYARAKAT PASAR: Sufisme dan Sejarah Sosial Kota Sokaraja


Oleh: Luthfi Makhasin

Anggota Forum Lafadl, Faculty of Asian Studies (Southeast Asian Studies)
The Australian National University
Canberra-ACT, Australia

Menjelaskan sejarah sosial sebuah kota kecil dengan segala dinamika sosialnya selama rentang waktu kurang lebih 175 tahun bukanlah pekerjaan yang ringan, jika bukan malah sebuah kemustahilan. Referensi dan data tentu saja adalah persoalan berat yang harus dipecahkan untuk bisa memberikan analisa komprehensif tentangnya. Di sisi lain, pilihan metode etnografis juga membawa persoalan sendiri karena keasyikan memberikan “thick description” seringkali melenakan keperluan untuk berjaga dan memberikan analisis kritis terhadap objek pengamatan.
Studi ini adalah sebuah ikhtiar untuk memberikan penjelasan tentang kaitan erat antara institusi dan pandangan keagamaan dalam turut membentuk perubahan sosial ekonomi masyarakat. Dengan mengambil kasus gerakan tarekat, studi ini ingin membangun argumen bahwa agama bukan hanya merupakan ekspresi kesolehan personal tapi juga mencerminkan prestis cultural, status sosial dan pembedaan berbasis kelas dari para penganutnya. Disamping itu, agama membentuk kesadaran, kontruksi kognitif, dan juga sumber referensi tindakan individual dan kolektif dalam berhubungan dengan dunia material dan sosial.
Geertz dan Tesis Modjokuto Revisited: Sebuah Penafsiran (yang lain)
Upaya untuk memberikan penjelasan tentang kaitan erat antara spiritualitas dengan perkembangan dunia material adalah satu bidang yang bisa dikatakan sudah usang, tapi dengan relevansi yang sebenarnya bisa terus-menerus terbarui. Komodifikasi sosial yang dibawa oleh pasar ternyata tidak mengurangi peran agama dalam masyarakat, jika bukan malah memperkuatnya.

Selasa, Agustus 18, 2009

Hasil Penilaian Sertifikasi Guru Kuota 2009 Rayon 12

Teman teman.. berikut ini saya sampaikan Hasil Sertifikasi Guru Kuota Tahun 2009 Rayon 12.
Pengumuman ini belum lengkap. karena masih harus menunggu klarifikasi peserta Sertifikasi Guru Kuota 2009.
Article(s)
Hasil Penilaian Sertifikasi Guru Kuota Tahun 2009 uploaded 17-08-09 [15:38:25] by agungweb
Yth. Bapak/Ibu GuruDi TempatSehubungan dengan banyaknya pertanyaan perihal hasil penilian PF guru kuota 2009, maka dengan ini kami beritahukan dengan hormat bahwa hasil penilaian belum bisa kami umumkan karena menunggu klarifikasi. Yang dapat kami umumkan adalah undangan bagi peserta PLPG kuota tahun 2009.Demikian pemberitahuan kami atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.Semarang, 17 Agustus 2009Devisi penilaianDr. Sugianto

Senin, Agustus 17, 2009

Pengumuman PLPG 2009, Pembagian Kelas dan Penginapan

Pengumuman PLPG 2009, Pembagian Kelas dan Penginapan
+ Gelombang I - (17 - 25 Juli 2009)
+ Gelombang II - (24 Juli - 2 Agustus 2009)
+ Gelombang III - (3 - 11 Agustus 2009 dan 11 - 19 Agustus 2009)
+ Gelombang IIV
- Tempat Diklat :
Tuban, Jombang & Surabaya (25 Agustus - 2 September 2009),
Check-in penginapan 24 agustus 2009 mulai pk. 15.00 wib.
Bagi peserta 2009 yang pernah dipanggil PLPG gelombang sebelumnya dan belum
hadir, masih diberi kesempatan mengikuti PLPG berikutnya dengan
biaya mandiri
(untuk penginapan & konsumsi saja).
Biaya pelatihan ditanggung Panitia SG Rayon 14.

1. Tempat Diklat : Kab. Tuban ... jumlah peserta : 556

No
Kelas
Jumlah - Nama Peserta
1 .
411-A: SD35 ... klik nama peserta
2 .
411-B: SD35 ... klik nama peserta
3 .
411-C: SD35 ... klik nama peserta
4 .
411-D: SD35 ... klik nama peserta
5 .
411-E: SD35 ... klik nama peserta
6 .
411-F: SD35 ... klik nama peserta
7 .
411-G: SD35 ... klik nama peserta
8 .
411-H: SD35 ... klik nama peserta
9 .
411-I: SD35 ... klik nama peserta
10 .
411-J: SD35 ... klik nama peserta
11 .
411-K: SD35 ... klik nama peserta
12 .
411-L: SD35 ... klik nama peserta
13 .
411-M: SD35 ... klik nama peserta
14 .
411-N: SD35 ... klik nama peserta
15 .
412-A: PENGAWAS33 ... klik nama peserta
16 .
412-B: PENGAWAS33 ... klik nama peserta

2. Tempat Diklat : Kab. Jombang ... jumlah peserta : 383
No
Kelas
Jumlah - Nama Peserta
1 .
421-A: BK34 ... klik nama peserta
2 .
421-B: BK33 ... klik nama peserta
3 .
421-C: BK33 ... klik nama peserta
4 .
421-D: BK33 ... klik nama peserta
5 .
422-A: TK32 ... klik nama peserta
6 .
422-B: TK32 ... klik nama peserta
7 .
422-C: TK32 ... klik nama peserta
8 .
422-D: TK32 ... klik nama peserta
9 .
422-E: TK31 ... klik nama peserta
10 .
423-A: Bhs Ind27 ... klik nama peserta
11 .
423-A: PKN34 ... klik nama peserta
12 .
424-A: Matematika30 ... klik nama peserta

3. Tempat Diklat : Kota Surabaya ... jumlah peserta : 255
No
Kelas
Jumlah - Nama Peserta
1 .
431-A: SD37 ... klik nama peserta
2 .
431-B: SD37 ... klik nama peserta
3 .
431-C: SD37 ... klik nama peserta
4 .
431-D: SD36 ... klik nama peserta
5 .
431-E: SD36 ... klik nama peserta
6 .
431-F: SD36 ... klik nama peserta
7 .
431-G: SD36 ... klik nama peserta

Pencarian Data Peserta PLPG :
Isikan No. Tes / sebagian dari nama :
PERHATIAN PENTING UNTUK PESERTA PLPG !!!
+ Saat ini informasi PLPG masih tersedia untuk Gelombang 1 (dipublikasikan 15 Juli 2009)
+ Peserta kuota 2008 tidak bisa mengikuti Gelombang 1 (tunggu info gelombang berikutnya)
+ Untuk peserta kuota 2009 yang belum ada di Gelombang 1 (tabel diatas) menunggu informasi Gelombang selanjutnya di web ini atau Diknas.
+ Bekal yang perlu dibawa saat diklat :
- keperluan pribadi peserta
- alat tulis, perlengkapan diklat, materi / buku bahan ajar, RPP dsb.

Hasil Penilaian Portofolio Guru Rayon 14 Tahun 2009
(Departemen Pendidikan Nasional)


Isikan No. Tes Peserta : (14 digit)

Bagi peserta dengan status MPLPG (Mengikuti Diklat PLPG), diharapkan bersiap diri dan ikuti informasi melalui dinas terkait atau melalui website ini.
Jangan percaya pada informasi yang tidak bisa dipertanggung-jawabkan sumbernya.

PERHATIAN PENTING !!!
Panitia Sertifikasi Guru Rayon 14 Universitas Negeri Surabaya tidak pernah memberikan perlakuan khusus pada peserta, atau menerima imbalan dalam bentuk apapun untuk memuluskan proses sertifikasi mulai dari pelaksanaan penilaian portofolio sampai penerbitan sertifikat pendidik.
Dihimbau peserta tidak percaya pada informasi yang sumbernya tidak dapat dipertanggung-jawabkan.
Jika Anda melihat serta mengalami hal ini silakan konfirmasi langsung pada Panitia Sertifikasi Guru Rayon 14.

Sabtu, Agustus 15, 2009

PERKEMAHAN HARI PRAMUKA KE-48 TAHUN 2009 KWARRAN LOSARI KABUPATEN BREBES

Salam Pramuka.

Dalam rangka memperingati Hari Pramuka yang jatuh pada tangal 14 Agustus 2009, Kwartir Ranting Kecamatan Losari Brebes mengadakan kegiatan perkemahan selama tiga hari yakni tanggal 13 Agustus sampai dengan tanggal 15 Agustus 2009. Kak H. Munaseh selaku Ketua Panitia

Perkemahan melaporkan bahwa perkemahan ini diikuti oleh 57 gudep SD dan 4 Gudep SMP. Jumlah Peserta perkemahan seluruhnya 2186 anggota pramuka penggalang yang terdiri dari 1099 laki-laki dan1087 perempuan dari Penggalang SD serta 65 laki-laki dan 63 perempuan dari Penggalang SMP. Sedangkan pembina gudep yang ikut dalam perkemahan seluruhnya 305 orang. Kegiatan ini diadakan di lapangan desa Rungkang Kecamatan Losari Kabupaten Brebes.

Upacara pembukaan perkemahan dilakukan pada tanggal 13 Agustus dengan Pembina Upacara Kak Sakiman, S.Pd selaku Mabiran. Hadir dalam upacara ini antara lain Kak Drs. Wastar, Kak Suhardi S,Pd. Dalam kesempatan tersebut, marcing band Diva Sela dari Gudep 11.045 – 11.046 SDN Rungkang 02 tampil untuk memeriahkan upacara Pembukaan Perkemahan Penggalang.

Sedangkan dalam upacara Hari Pramuka yang dilakukan pada hari Jumat tangal 14 Agustus 2009 yang berindak sebagai pembina Upacara adalah Kak Edi Sunarto.SH Ka Mabiran Kecamatan Losari dan dihadiri oleh KKP Edison Mabiran Losari. Tamu undangan yang berkunjung ke “Desa Tunas Bangsa” antara lain Kak Aris Munandar, Kak Slamet Raharjo dan Kak Nur Aini, Ketiganya merupakan Andalan Kwarcab 11.29 Brebes.

Selama perkemahan berlangsung dilakukan berbagai kegiatan baik yang diperlombakan maupun yang tidak diperlombakan. Bagi para penggalang, kegiatan yag paling menarik adalah saat melakukan wide game karena dalam kegiatan wide game diperlombakan berbagai keterampilan kepramukaan seperti PBB, morse, semaphore, tali temali, ketangkasan, kecakapan khusus, permainan KIM , menaksir tinggi/ lebar. Selama melakukan kegiatan wide game mereka dituntut untuk mampu membaca dan mngikuti tanda jejak dalam rute wide game tersebut. Tanpa kemampuan tersebut, mereka bisa mengalami salah jalan dan tidak menemukan pos-pos penilaian.

Selain wide game, kegiatan yang sangat menarik bagi peserta perkemahan adalah upacara api unggun yang dilanjutkan dengan pentas seni. Bahkan dalam kegiatan api unggun ini, masyarakat setempat dan para orang tua mereka sangat antusias untuk menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan oleh para perserta perkemahan. Mereka pun rela berdesak-desakan dalam gelapnya malam.

Pada upacara penutupan, Kak Hardono selaku Ka Kwarran bertindak sebagai Pembina Upacara. Setelah Upacara selesai panitia menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada gudep tergiat sebagai berikut:

Tergiat I penggalang putra tingkat SD : Gudep SDN Randusari 03

Tergiat II penggalang putra tingkat SD : Gudep SDN Kecipir 02

Tergiat III penggalang putra tingkat SD : Gudep SDN Pekauman

Tergiat I penggalang putri tingkat SD : Gudep SDN Losari Kidul 01

Tergiat II penggalang putri tingkat SD : Gudep SDN Pegabean 04

Tergiat III penggalang putri tingkat SD : Gudep SDN Kedungneng 01

Tergiat I penggalang putra tingkat SMP : Gudep SMP Negeri 3

Tergiat II penggalang putra tingkat SMP : Gudep SMP Islam

Tergiat III penggalang putra tingkat SMP : Gudep SMP Negeri 1

Tergiat I penggalang putri tingkat SMP : Gudep SMP Negeri 2

Tergiat II penggalang putri tingkat SMP : Gudep SMP Negeri 1

Tergiat III penggalang putri tingkat SMP : Gudep SMP Negeri 3

Salam Pramuka....

Selasa, Agustus 11, 2009

Pengumuman sertifikasi guru tahun 2009 (jalur portopolio)

Berikut ini saya membantu menyebarluaskan informasi tentang pengumuman guru yang lulus atau tidak lulus sertifikasi guru jalur potopolio kuota tahun 2009. Untuk sementara baru bisa saya informasikan untuk para guru yang ikut sertifikasi di Rayon 15 Universitas Malang untuk Kabupaten:
Kab. Madiun
Kab. Magetan
Kab. Ngawi
Kab. Pacitan
Kab. Pasuruan
Kab. Ponorogo
Kab. Trenggalek
Kota Batu
Kota Madiun
Kota Malang
Kota Pasuruan
Untuk Rayon 3 (Universitas Bengkulu) dapat di download di sini.
Untuk wilayah Rayon 14 (Universitas Negeri Surabaya) dapat di download di sini.
Untuk Rayon 24 (Universitas Negeri Makasar) dapat dilihat disini
Adapun untuk Rayon lain saya masih menunggu untuk mendapatkannya dari Rayon penyelenggara sertifikasi guru. Mohon bersabar.

Senin, Agustus 10, 2009

Monitoring dan Evaluasi Sertifkasi Guru Tahun 2009


Sertifikasi guru dimulai tahun 2007 dan sampai dengan tahun 2009 ini telah disediakan kuota 600.450 guru untuk mengikuti sertifikasi guru. Tahapan pelaksanaan sertifikasi guru dimulai dari penetapan kuota, penetapan peserta, penyusunan dokumen portofolio, sampai pada tahap penilaian portofolio di perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru yang ditetapkan oleh pemerintah. Dengan program sertifikasi guru ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan di Indonesia secara berkelanjutan. Peningkatan mutu dapat tercermin dari proses penyelenggaraan sertifikasi guru yang bermutu mulai dari proses penentuan kuota sampai pada penilaian dokumen portofolio. Untuk mengetahui sejauh mana kegiatan sertifikasi guru dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, Direktorat Profesi Pendidik, Ditjen PMPTK melaksanakan monitoring dan evaluasi sertifikasi guru. Tujuan umum monitoring dan evaluasi adalah untuk mengetahui sejauh mana kegiatan sertifikasi dilaksanakan sesuai dengan prosedur operasional standar yang telah ditetapkan, sejauh mana instansi terkait menjalankan perannya dalam pelaksanaan sertifikasi guru, dan untuk mengetahui dampak sertifikasi terhadap guru, kinerja sekolah dan hasil belajar siswa. Secara khusus monitoring dan evaluasi ini ingin mendapatkan informasi tentang (1) proses penetapan peserta sertifikasi guru yang dilakukan di Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, (2) pelaksanaan penilaian portofolio sertifikasi guru sebagai masukan dalam memperbaiki pelaksanaan sertifikasi guru yang akan datang, (3) permasalahan/kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan penilaian portofolio guru, (4) perkembangan pelaksanaan penilaian portofolio sertifikasi guru, dan (5) dampak sertifikasi guru baik terhadap guru, kinerja sekolah dan hasil belajar siswa. Responden dalam kegiatan ini adalah penanggung jawab sertifikasi guru di LPMP, Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Pengawas, Kepala Sekolah (SD, SMP, SMA/SMK), Guru sudah lulus sertifikasi (SD, SMP, SMA/SMK), Guru belum ikut sertifikasi (SD, SMP, SMA/SMK) dan siswa.

Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2009

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan guru adalah pendidik profesional. Untuk itu, guru dipersyaratkan memiliki kualifikasi akademik minimal Sarjana atau Diploma IV (S-1/D-IV) yang relevan dan menguasai kompetensi sebagai agen pembelajaran.
Pemenuhan persyaratan kualifikasi akademik minimal S-1/D-IV dibuktikan dengan ijazah dan pemenuhan persyaratan relevansi mengacu pada jenjang pendidikan yang dimiliki dan mata pelajaran yang dibina. Misalnya, guru SD dipersyaratkan lulusan S-1/D-IV Jurusan/Program Studi PGSD/Psikologi/ Pendidikan lainnya, sedangkan guru Matematika di SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, dan SMK/MAK dipersyaratkan lulusan S-1/D-IV Jurusan/ Program Pendidikan Matematika atau Program Studi Matematika yang memiliki Akta IV. Pemenuhan persyaratan penguasaan kompetensi sebagai agen pembelajaran yang meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh melalui sertifikasi.Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. Sertifikasi guru bertujuan untuk (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional, (2) meningkatkan proses dan hasil pembelajaran, (3) meningkatkan kesejahteraan guru, (4) meningkatkan martabat guru; dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu.Sertifikasi guru diikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru. Bentuk peningkatan kesejahteraan tersebut berupa pemberian tunjangan profesi bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tunjangan tersebut berlaku, baik bagi guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun bagi guru yang berstatus bukan pegawai negeri sipil (swasta).Di beberapa negara, sertifikasi guru telah diberlakukan, misalnya di Amerika Serikat, Inggris dan Australia. Di Denmark kegiatan sertifikasi guru baru dirintis dengan sungguh-sungguh sejak tahun 2003. Ada beberapa negara yang tidak melakukan sertifikasi guru, tetapi melakukan kendali mutu dengan mengontrol secara ketat terhadap proses pendidikan dan kelulusan di lembaga penghasil guru, misalnya di Korea Selatan dan Singapura. Semua itu mengarah pada tujuan yang sama, yaitu berupaya agar dihasilkan guru yang bermutu.

Pencairan Tunjangan Profesi Bagi Guru yang Lulus Sertifikasi melalui Jalur Pendidikan

Tulisan ini aku ambil dari http://sertifikasiguru.org yang diposting tanggal 27 Juli 2009. Mungkin ini sudah terlambat. Tapi walalupun demikian. semoga ada manfaatnya bagi rekan guru lainnya yang kebetulan juga membutuhkan informasi serupa. Saya bermaksud membagi cerita berbagi berita.
Inilah kutipannya.

Bagi peserta sertfikasi guru yang telah lulus melalui jalur Pendidikan, segera mengirimkan berkas-berkas penunjang untuk pencairan tunjangan profesi ke Direktorat Profesi Pendidik Ditjen PMPTK melalui fax. 021 57974121, atau melalui email (berkas di scan), ke alamat : sertifikasiguru@sertifikasiguru.org

Berkas-berkas yang harus dikirimkan:
1. Foto kopi sertifikat pendidik yang dilegalisir

2. Foto kopi SK yang mencantumkan gaji terakhir, dapat berupa SK kenaikan pangkat terakhir, atau SK kenaikan gaji berkala terakhir, atau Leger Gaji bulan terakhir yang telah dilegalisir oleh kepala sekolah yang bersangkutan.

3. Surat Keterangan beban kerja

4. Surat Keterangan tugas tambahan bagi guru yang diberi tugas tambahan

5. Foto kopi nomor rekening Bank/Pos yang aktif (tulisan harap diperjelas).

6. Foto kopi SK sebagai guru tetap dari yayasan atau satuan pendidikan bagi guru bukan PNS yang bertugas di sekolah swasta.

7. Foto kopi SK sebagai guru bukan PNS dari pemerintah daerah/Dinas Pendidikan Provinsi/Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota bagi guru bukan PNS yang bertugas di sekolah negeri.

8. Foto kopi SK sebagai pengawas bagi guru yang diangkat dalam jabatan pengawas, dilegalisir oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota.