SELAMAT DATANG

GURU SEJATI adalah tempatku belajar dari apa yang aku baca, aku lihat, aku dengar dan aku rasakan, dan berbagi dengan sesama insan yang belajar. GURU SEJATI bukanlah aku atau diriku. GURU SEJATI adalah semangatku dalam mengapai ilmu dan ridho-Nya.adalah semangatku dalam mengapai ilmu dan ridho-Nya.GURU SEJATI adalah proses belajar dan mencari jati diri.

Minggu, November 13, 2011

Contoh Hasil Kajian Kritis terhadap bahan ajar LKS

Kajian Kritis:
ALAT KOMUNIKASI DAN TRANSPORTASI
(Suatu Kajian Kritis Terhadap LKS Berjudul: Alat Komunikasi dan transportasi.
(Tulisan:Dra Detti Hendarni MSc)
Oleh: .............................
A.  Pendahuluan
Tulisan tentang lembar kegiatan siswa (LKS) ini merupakan karya ilmiah pyang ditulis oleh Deti Hendarni ( Widyaiswara PPPPTK PKn dan IPS). Tema yang diangkat penulis cukup relevan dan yang penting untuk dipapar dan dikaji saat ini. Bahan ajar berupa LKS digunakan penulis untuk bahan ajar pada diklat guru IPS SD di PPPPTK PKn dan IPS tahun 2010.  Walaupun demikian, melalui “Penerbitan” pada media internet maka setiap orang mendapat kesempatan untuk membaca dan menanggapi (langsung) terhadap bahan ajar tersebut. Tulisan bahan ajar tentang LKS memberikan semacam contoh atau model bagi guru IPS, khususnya bagi peerta diklat.
Sebagai pembahasan yang mengangkat isu penting dan relevan dengan perkembangan pendidikan dan pembelajaran, maka tulisan tentang bahan ajar LKS  ini memiliki arti penting dan perlu dibaca. Namun demikian masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu dikritsi dalam upaya perbaikan.
Berdasarkan LKS ditas, gaya penulisannya kami anggap cocok dengan pembaca atau penggunanya, yakni siswa kelas IV SD  yang belajar IPS tentang teknologi alat komunikasi dan alat transportasi. Penyusun LKS telah berusaha menyesuaikan isi LKS dengan kebutuhan siswa yang diharapkan memiliki kemauan dan kemampuan untuk belajar secara mandiri.

Contoh Laporan Hasil Kajian Kritis atas Tulisan/Artikel Ilmiah

Character Building Sebagai Modal  Menghadapi Tantangan Global
( Ditulis oleh : B. Suparlan)

Oleh
Tim Kajian Kritis
A.  PENDAHULUAN
Secara umum kajian kritis terhadap artikel ini bertujuan menelusuri tulisan tertentu untuk keperluan pengembangan gagasan dalam sebuah artikel ilmiah. Secara khusus kajian kritis ini bertujuan untuk pengayaan konsep dan model-model pengembangan gagasan yang telah dilakukan oleh penulis. 
Pilihan tulisan jatuh kepada tulisan B. Suparlan dari PPPPTK PKn dan IPS judul Character Building Sebagai Modal Menghadapi Tantangan Global. Tulisan ini diperoleh dari buletin Mipsos PPPPTK PKn dan IPS terbitan Juni 2010. Alasan pemilihan tulisan ini adalah topik yang disajikan bersifat aktual dan saat ini sedang mendapat perhatian dari kalangan pendidikan,. Tulisan dalam artikel ini dapat memberi kesempatan kepada kita untuk berdiskusi tentang pembangunan karakter, dan mengaitkan materi diskusi dengan isi artikel ini.
Manfaat yang dapat diperoleh dengan melakukan  kajian kritis pada artikel ini adalah (1) bagi peserta kegiatan BERMUTU yang belum memiliki topik PTK, hasil kajian kritis ini dapat membentangkan jalan menuju identifikasi masalah, (2) bagi mereka yang sedang menulis, hasil kajian kritis ini dapat menjadi sumber pengembangan gagasan dalam pengembangan kajian pustaka, dan (3) bagi mereka yang telah melaksanakan penelitian dan sedang dalam proses mengembangkan laporan, kajian kritis ini dapat menjadi bahan perbandingan temuannya.

MODEL KAJIAN KRITIS TERHADAP ARTIKEL DAN BAHAN AJAR

A.  Pengertian dan Tujuan Kajian Kritis.
Dalam bahasa Inggris, istilah yang digunakan adalah “Critical Review”, sementara dalam bahasa Indonesia menggunakan istilah “Kajian Kritis” atau “ Telaah Kritis”, atau “Tinjauan Kritis”.
Dalam glosarium BBM PTK Generik dikemukakan bahwa kajian kritis merupakan suatu  kegiatan membaca, menelaah, menganalisis suatu bacaan/artikel untuk memperoleh ide-ide, penjelasan, data pendukung yang mendukung pokok pikiran utama, serta memberikan komentar terhadap isi bacaan secara keseluruhan dari sudut pandang kepentingan pengkaji. Berdasarkan pengertian ini dapat dinyatakan bahwa kegiatan utama yang dilakukan dalam kajian kritis adalah pemahaman akan makna yang tertuang dalam suatu teks.
Kata kunci yang dijumpai dalam pengertian kajian kritis di atas adalah membaca, menelaah, menganalisis, ide-ide, data pendukung, memberi komentar, dan sudut pandang kepentingan pengkaji. Ada 3 hal utama dari kata kunci ini, yaitu aktifitas kajian, obyek kajian, dan kepentingan pengkaji. Aktivitas kajian merupakan prosedur yang dilakukan dalam melakukan pengkajian, obyek kajian merupakan isi teks atau wacana, artikel, buku yang hendak dikaji, dan kepentingan pengkaji merupakan tujuan yang hendak dicapai oleh subjek pengkaji. Ketiga hal ini berpilin menjadi satu membangun suatu aktivitas yang disebut dengan kajian kritis.
Adapun yang harus dikaji dalam kajian kritis adalah kejelasan (clarity), mutu (quality), dan keaslian (originality). Selain itu perlu juga diperhatikan relevansi (kemanfaatan dan keyakinan) dan tampilan.