SELAMAT DATANG

GURU SEJATI adalah tempatku belajar dari apa yang aku baca, aku lihat, aku dengar dan aku rasakan, dan berbagi dengan sesama insan yang belajar. GURU SEJATI bukanlah aku atau diriku. GURU SEJATI adalah semangatku dalam mengapai ilmu dan ridho-Nya.adalah semangatku dalam mengapai ilmu dan ridho-Nya.GURU SEJATI adalah proses belajar dan mencari jati diri.

Minggu, November 13, 2011

MODEL KAJIAN KRITIS TERHADAP ARTIKEL DAN BAHAN AJAR

A.  Pengertian dan Tujuan Kajian Kritis.
Dalam bahasa Inggris, istilah yang digunakan adalah “Critical Review”, sementara dalam bahasa Indonesia menggunakan istilah “Kajian Kritis” atau “ Telaah Kritis”, atau “Tinjauan Kritis”.
Dalam glosarium BBM PTK Generik dikemukakan bahwa kajian kritis merupakan suatu  kegiatan membaca, menelaah, menganalisis suatu bacaan/artikel untuk memperoleh ide-ide, penjelasan, data pendukung yang mendukung pokok pikiran utama, serta memberikan komentar terhadap isi bacaan secara keseluruhan dari sudut pandang kepentingan pengkaji. Berdasarkan pengertian ini dapat dinyatakan bahwa kegiatan utama yang dilakukan dalam kajian kritis adalah pemahaman akan makna yang tertuang dalam suatu teks.
Kata kunci yang dijumpai dalam pengertian kajian kritis di atas adalah membaca, menelaah, menganalisis, ide-ide, data pendukung, memberi komentar, dan sudut pandang kepentingan pengkaji. Ada 3 hal utama dari kata kunci ini, yaitu aktifitas kajian, obyek kajian, dan kepentingan pengkaji. Aktivitas kajian merupakan prosedur yang dilakukan dalam melakukan pengkajian, obyek kajian merupakan isi teks atau wacana, artikel, buku yang hendak dikaji, dan kepentingan pengkaji merupakan tujuan yang hendak dicapai oleh subjek pengkaji. Ketiga hal ini berpilin menjadi satu membangun suatu aktivitas yang disebut dengan kajian kritis.
Adapun yang harus dikaji dalam kajian kritis adalah kejelasan (clarity), mutu (quality), dan keaslian (originality). Selain itu perlu juga diperhatikan relevansi (kemanfaatan dan keyakinan) dan tampilan.

Tujuan kajian kritis adalah untuk menilai dan memberi masukan terhadap tulisan. Oleh sebab itu dibutuhkan membaca baik artikel atau buku. Dalam membaca terkadang si pembaca hanya membaca bagian tertentu saja sesuai dengan kebutuhan tulisannya. Hal ini kurang baik dilakukan karena kemungkinan pendapat si penulis masih berhubungan dengan informasi selanjutnya.
Tujuan kajian kritis lainnya adalah untuk memperoleh informasi sesuai dengan apa yang ditulis artinya, Anda dapat membandingkan hasil kajian sebelumnya dengan apa yang sedang Anda kaji.
B.   Prinsip Kajian Kritis
1.                Kajian Ilmiah/Obyektif
Kajian ilmiah/obyektif berupa; 1) menyajikan data, fakta dan opini secara obyektif dan logis, 2) pernyataan dalam kalimat tulus, benar, sesuai aturan dan norma yang berlaku serta sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku, dan 3) tidak memuat pandangan-pandangan tanpa dukungan fakta, tidak emosional atau menonjolkan emosi.
2.                Sikap Ilmiah/Prediktif
    Ada beberapa sikap kritis dalam bentuk sikap ilmiah yang meliputi  a) sikap ingin tahu, kritis, terbuka, dan obyektif, b) menghargai karya orang lain, c) berani mempertahankan kebenaran, dan d) mempunyai pandangan luas dan jauh ke depan.
3.    Sistematis dan Holistik
Sistematis menuntut kajian dilakukan secara berurutan dan terpadu sehingga satu aspek dengan aspek lainnya membentuk suatu keseluruhan yang tertata rapi.
C.  Aspek Kajian Kritis
Dalam kajian kritis terdapat 5 (lima) aspek yang harus diperhatikan. Kelima aspek tersebut adalah aspek bahasa, membaca, konteks, keutuhan bacaan dan aspek pembaca.
1.    Aspek bahasa ; dalam menggali suatu artikel ataupun buku perlu diperhatikan penggunaan bahasa baik dari segi pilihan kata, kalimat, hubungan antar kalimat dan paragraf.
2.    Aspek pembacaan teks; dalam membaca, pembaca berusaha menemukan ide yang ada dalam bacaan. Ada dua hal penting yang mempengaruhi pembaca yaitu (1) skemata pembaca (membandingkan apa yang dibaca dengan apa yang telah dimilikinya baik melalui hasil bacaan dan pengalamannya), dan (2) strategi penyajian ada dua yaitu wacana yang bentuknya tertutup; bahasanya cenderung menggunakan bahasa bidang ilmu serumpun yang hanya dipahami oleh orang tertentu saja. Wacana bentuknya terbuka yaitu bahasa yang digunakan bersifat umum dan mudah dipahami.
3.    Aspek konteks; yaitu penyampaian isi atau informasi si penulis kepada pembacanya sesuai dengan tema yang ditulis. Si pembaca akan mudah memahami isinya apabila yang dibacanya sesuai dengan latar belakang ilmu dan pengalaman yang dimilikinya.
4.    Aspek keutuhan bacaan; aspek keutuhan bacaan yang perlu dikaji secara cermat dari sebuah bacaan meliputi: siapa penulisnya, rujukan yang digunakan, relevansi rujukan yang diacu, ketepatan cara merujuk, akurasi/ketelitian data, kedalaman analisis dan pembahasan, kejelasan dan kemudahan uraian, kelengkapan informasi, dan Kesesuaian isi artikel dengan gagasan yang akan ditulis.
5.    Aspek pembaca; aspek pembaca terutama terkait dengan niat pembaca dan kesesuaian isi bacaan dengan kebutuhan pembaca.

II.  KONSEP KAJIAN KRITIS.
            Dalam kajian kritis, selain diperlukan pemahaman mengenai kajian kritis, diperlukan juga cara atau tahap-tahap bagaimana menulis suatu kajian kritis.
A. Tahapan Menulis Kajian Kritis.
1. Meringkas dan menyatakan kembali isi artikel
      Meringkas berarti menciutkan isi artikel/buku dengan cara menentukan hal-hal penting atau inti utama dari isi. Tulisan yang berisi ringkasan sebaiknya sekitar seperempat atau sepertiga dari tulisan kajian kritis.
2. Melakukan kritik (perangkuman dan penilaian mendalam)
Tahapan inilah yang menjadi bagian utama dari kajian kritis. Pada tahap ini yang perlu diidentifikasi adalah:
-          asumsi-asumsi yang sesungguhnya perlu tetapi belum digunakan oleh penulis;
-          argumentasi penulis yang tidak logis atau bias (tidak jelas);
-          kegunaan atau maksud tambahan dari artikel/buku yang belum jelas atau tidak dinyatakan oleh penulis;
-          penilaian baik kelebihan dan kelemahan dari artikel/buku berdasarkan kriteria yang khusus/jelas.

2 komentar:

Ayo donk... beri komentar, ya.. Makasih....